Aktor laga & koreograferIndonesialahir 1983
Iko Uwais
Pesilat Betawi yang menjadi bintang film laga internasional lewat Merantau dan The Raid, lalu bermain di Mile 22, Wu Assassins, Snake Eyes, dan Expend4bles.

Siapa Iko Uwais?
Iko Uwais adalah aktor laga, koreografer perkelahian, dan pesilat Indonesia yang lahir di Jakarta pada 12 Februari 1983 dengan nama Uwais Qorny. Ia dikenal dunia lewat The Raid (2012), film Gareth Evans yang disebut kritikus sebagai salah satu film laga terbaik dalam bertahun-tahun, dan sejak itu bermain dalam produksi Hollywood seperti Mile 22, Stuber, Snake Eyes, dan Expend4bles, serta serial Netflix Wu Assassins.
Sebelum kamera menemukannya, ia adalah sopir perusahaan telekomunikasi yang berlatih silat Betawi di perguruan pamannya.
Mengapa Iko Uwais dikenal
Iko membawa pencak silat, seni bela diri yang sebelumnya jarang muncul di layar internasional, ke penonton global. Merantau (2009) memperkenalkan silat harimau Minang; The Raid memadukan silat Betawi dengan koreografi yang ia susun bersama Yayan Ruhian, dan hasilnya memengaruhi cara Hollywood menggarap adegan laga pada dekade berikutnya. Ia salah satu dari sedikit aktor Indonesia yang bekerja tetap di industri Amerika Serikat, dari peran singkat di Star Wars: The Force Awakens sampai peran utama serial Netflix.
Masa kecil
Iko dibesarkan di Palmeriam, Matraman, lingkungan Betawi di Jakarta Timur. Sejak 1993 ia berlatih pencak silat di perguruan Tiga Berantai, aliran silat Betawi yang diasuh pamannya, dan pada 2005 menjadi pesilat terbaik kategori demonstrasi di Kejuaraan Silat Nasional. Ia juga sempat bermain sepak bola sebagai gelandang di klub divisi bawah sebelum klub itu bangkrut. Kemampuan silatnya membawanya tampil di Inggris, Rusia, Laos, Kamboja, dan Prancis.
Karier
Ditemukan Gareth Evans (2007–2009)
Pada 2007 sutradara Wales Gareth Evans membuat film dokumenter tentang silat di tempat latihan Iko dan terkesan pada kehadirannya di depan kamera. Evans memilihnya sebagai pemeran utama film laga pertamanya, Merantau; Iko meneken kontrak lima tahun dengan rumah produksi Evans dan berhenti dari pekerjaannya sebagai sopir operasional di sebuah perusahaan telekomunikasi. Untuk peran pemuda Minang ia mempelajari silat harimau dari Edwel Yusri Datuk Rajo Gampo Alam. Merantau dirilis pada 6 Agustus 2009, diputar di Puchon dan Fantastic Fest, dan memenangi Best Film di ActionFest 2010.
The Raid dan panggung dunia (2011–2016)
The Raid, yang syutingnya dimulai Maret 2011 dan dirilis internasional Maret 2012, mengubah segalanya. Film tentang tim polisi yang terjebak di gedung penuh penjahat itu menjadi fenomena festival, dan Iko, yang juga menjadi koreografer laga, disebut sebagai bintang laga baru Asia. Ia mendapat peran kecil dalam Man of Tai Chi (2013), debut penyutradaraan Keanu Reeves, lalu kembali bersama Evans dalam The Raid 2: Berandal (2014). Pada 2015 ia tampil sesaat di Star Wars: The Force Awakens bersama Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman; J.J. Abrams memintanya mengoreografi duel lightsaber, tetapi hasilnya ditolak karena terlalu brutal. Headshot (2016) menyusul dengan ulasan positif.
Hollywood dan Netflix (2018–sekarang)
Tahun 2018 ia bermain dalam Mile 22 bersama Mark Wahlberg dan The Night Comes for Us di Netflix, lalu terpilih sebagai Kai Jin, pemeran utama serial Netflix Wu Assassins (2019), yang ia lanjutkan dalam film Fistful of Vengeance (2022). Triple Threat dan komedi laga Stuber menyusul pada 2019. Ia memerankan Hard Master dalam Snake Eyes: G.I. Joe Origins (2021), penjahat Rahmat dalam Expend4bles (2023), dan tampil dalam film fiksi ilmiah Ash (2025) karya Flying Lotus. Pada Januari 2025 ia mengumumkan rumah produksinya sendiri, Uwais Pictures, dengan Timur, dramatisasi krisis sandera Mapenduma, sebagai debut penyutradaraannya.
Filmografi
Film Indonesia
- 2009Merantaudebut, sutradara Gareth Evans; Best Film ActionFest 2010
- 2012The Raidjudul internasional The Raid: Redemption; koreografi bersama Yayan Ruhian
- 2014The Raid 2: Berandal
- 2016Headshot
- 2018The Night Comes for UsNetflix
Produksi internasional
- 2013Man of Tai Chidebut penyutradaraan Keanu Reeves
- 2015Star Wars: The Force Awakensperan singkat bersama Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman
- 2018Mile 22bersama Mark Wahlberg
- 2019Triple Threatbersama Tony Jaa, Scott Adkins, Michael Jai White
- 2019Stuberbersama Kumail Nanjiani dan Dave Bautista
- 2019Wu Assassinsserial Netflix, sebagai Kai Jin
- 2021Snake Eyes: G.I. Joe Originssebagai Hard Master
- 2022Fistful of Vengeance
- 2023Expend4blessebagai Rahmat
- 2025Ashsutradara Flying Lotus
Prestasi & penghargaan
- 2005Pesilat terbaik kategori demonstrasi pada Kejuaraan Silat Nasional.
- 2010Merantau memenangi Best Film di ActionFest, Amerika Serikat.
- 2012The Raid diakui kritikus internasional sebagai salah satu film laga terbaik dalam bertahun-tahun.
- 2025Mendirikan rumah produksi Uwais Pictures dan menyiapkan debut penyutradaraan, Timur.
Linimasa
- 1983Lahir di Jakarta, 12 Februari; besar di lingkungan Betawi Palmeriam, Matraman.
- 1993Mulai berlatih pencak silat di perguruan Tiga Berantai asuhan pamannya.
- 2005Pesilat terbaik kategori demonstrasi Kejuaraan Silat Nasional.
- 2007Ditemukan Gareth Evans yang sedang membuat dokumenter silat; berhenti bekerja sebagai sopir perusahaan telekomunikasi.
- 2009Merantau dirilis 6 Agustus.
- 2012The Raid dirilis internasional pada Maret.
- 2014The Raid 2: Berandal.
- 2018Mile 22 dan The Night Comes for Us; terpilih sebagai pemeran utama Wu Assassins.
- 2021Snake Eyes: G.I. Joe Origins.
- 2023Expend4bles.
- 2025Mengumumkan Uwais Pictures pada Januari.
Tautan resmi
Sumber
Rujukan yang dipakai untuk menyusun profil ini. Sumber primer dan lembaga resmi diutamakan; lihat kebijakan sumber.
- Iko UwaisWikipedia (English)Diakses 15 September 2026
- Iko UwaisWikipedia bahasa IndonesiaDiakses 15 September 2026
- Iko UwaisRotten TomatoesDiakses 15 September 2026
- Iko Uwais (Q2350460)WikidataDiakses 15 September 2026
Profil ini disusun oleh Lihat.bio Editorial dari sumber yang tercantum di atas dan diperiksa ulang sebelum terbit. Menemukan data yang keliru atau sudah usang? Lihat cara mengajukan koreksi. Dipublikasikan .