Politikus & akademisiIndonesialahir 1969
Anies Baswedan
Akademisi penggagas Indonesia Mengajar yang menjadi Menteri Pendidikan, Gubernur DKI Jakarta 2017–2022, dan calon presiden pada Pemilu 2024.

Siapa Anies Baswedan?
Anies Baswedan adalah akademisi dan politikus Indonesia kelahiran Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969. Ia dikenal sebagai Rektor Universitas Paramadina termuda, penggagas gerakan Indonesia Mengajar, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2014–2016, dan Gubernur DKI Jakarta 2017–2022, sebelum maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 dan finis di posisi kedua.
Ia cucu Abdurrahman Baswedan, jurnalis dan diplomat yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Mengapa Anies Baswedan dikenal
Anies masuk kesadaran publik sebagai intelektual muda: pada 2008 majalah Foreign Policy memasukkannya ke daftar seratus intelektual publik dunia, dan Indonesia Mengajar, yang ia luncurkan pada 2010, mengirim sarjana terbaik mengajar setahun di pelosok. Karier politiknya lebih berliku. Diangkat Joko Widodo sebagai menteri pada 2014, ia diberhentikan dalam perombakan kabinet dua tahun kemudian, lalu memenangi Pilkada Jakarta 2017 melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama dalam kontestasi yang dinilai banyak pengamat sarat politisasi identitas.
Sebagai gubernur ia membangun Jakarta International Stadium, mengintegrasikan transportasi lewat JakLingko, dan menggelar balapan Formula E, sambil dikritik soal penanganan banjir dan sumur resapan. Pada 2024 ia menjadi wajah gerakan "perubahan" yang menantang keberlanjutan pemerintahan Jokowi.
Latar belakang dan pendidikan
Anies dibesarkan di Yogyakarta oleh orang tua akademisi, Rasyid Baswedan dan Aliyah Rasyid, dan tinggal bersama kakeknya, A.R. Baswedan, yang surat-suratnya kepada tokoh seperti Adam Malik dan Sutan Sjahrir ia ketik sewaktu kecil. Setelah setahun pertukaran pelajar AFS di Amerika Serikat, ia kuliah ekonomi di Universitas Gadjah Mada dan menjadi Ketua Senat Mahasiswa pada 1992. Ia meraih gelar magister kebijakan publik dari University of Maryland dengan beasiswa Fulbright dan doktor ilmu politik dari Northern Illinois University.
Karier
Akademisi dan Indonesia Mengajar (2005–2014)
Sepulang dari Amerika Serikat ia memimpin lembaga riset dan pada 2007 diangkat sebagai Rektor Universitas Paramadina, kampus yang didirikan Nurcholish Madjid. Indonesia Mengajar (2010) menjadi gerakan yang meluas dan menginspirasi program serupa. Pada 2013 ia mengikuti konvensi calon presiden Partai Demokrat, dan pada 2014 menjadi juru bicara tim kampanye Jokowi–Jusuf Kalla.
Menteri dan Gubernur (2014–2022)
Sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ia menunda penerapan Kurikulum 2013 dan menghapus Ujian Nasional sebagai penentu kelulusan. Ia diberhentikan pada Juli 2016, dan setahun kemudian, diusung Gerindra dan PKS bersama Sandiaga Uno, memenangi Pilkada Jakarta. Lima tahun kepemimpinannya di Jakarta mencakup pembatalan sebagian reklamasi Teluk Jakarta, program OK Oce, revitalisasi trotoar, dan pembangunan Jakarta International Stadium.
Calon presiden dan sesudahnya (2022–sekarang)
Partai NasDem mendeklarasikannya sebagai bakal calon presiden pada Oktober 2022, disusul PKB dan PKS; ia berpasangan dengan Muhaimin Iskandar. Pada 14 Februari 2024 pasangan itu memperoleh sekitar 24,9 persen suara, kedua setelah Prabowo Subianto. Setelah pemilu ia tetap aktif berbicara di forum publik dan kampus. Pada 18 Januari 2026 organisasi relawannya, Gerakan Rakyat, mendeklarasikan diri sebagai partai politik dan menyatakan akan mengusungnya pada Pilpres 2029; Anies hadir sebagai anggota kehormatan.
Jabatan dan inisiatif
Jabatan
- 2007–2015Rektor Universitas Paramadinarektor termuda di Indonesia saat diangkat pada usia 38 tahun
- 2014–2016Menteri Pendidikan dan KebudayaanKabinet Kerja; diberhentikan dalam perombakan Juli 2016
- 2017–2022Gubernur DKI Jakartabersama Sandiaga Uno, kemudian Ahmad Riza Patria
Inisiatif dan kebijakan
- 2010Indonesia Mengajarmengirim sarjana muda mengajar setahun di daerah terpencil
- 2018–2022Jakarta International Stadium, integrasi transportasi JakLingko, formula E, revitalisasi trotoar
- 2024Calon presidenberpasangan dengan Muhaimin Iskandar; meraih sekitar 24,9 persen suara
Linimasa
- 1969Lahir di Kuningan, 7 Mei, cucu pahlawan nasional A.R. Baswedan; besar di Yogyakarta.
- 1987Setahun pertukaran pelajar AFS di Amerika Serikat.
- 1992Ketua Senat Mahasiswa UGM.
- 2005Meraih doktor ilmu politik dari Northern Illinois University.
- 2007Menjadi Rektor Universitas Paramadina pada usia 38 tahun.
- 2010Meluncurkan Indonesia Mengajar.
- 2013Mengikuti konvensi calon presiden Partai Demokrat.
- 2014Dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, 27 Oktober.
- 2017Memenangi putaran kedua Pilkada Jakarta melawan Basuki Tjahaja Purnama; dilantik 16 Oktober.
- 2022Masa jabatan gubernur berakhir 16 Oktober; dideklarasikan NasDem sebagai bakal calon presiden.
- 2024Finis kedua dalam Pilpres 14 Februari.
- 2026Hadir sebagai anggota kehormatan pada deklarasi Partai Gerakan Rakyat, yang menyatakan akan mengusungnya pada 2029.
Pendidikan
- Universitas Gadjah Mada — S1 Ekonomi, 1995
- University of Maryland — Magister kebijakan publik
- Northern Illinois University — Ph.D. Ilmu Politik
Tautan resmi
Sumber
Rujukan yang dipakai untuk menyusun profil ini. Sumber primer dan lembaga resmi diutamakan; lihat kebijakan sumber.
- Deklarasi Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Ingin Anies Baswedan Jadi PresidenKompas.com, 18 Januari 2026Diakses 15 September 2026
- Anies Baswedan 2024 presidential campaignWikipedia (English)Diakses 15 September 2026
- Anies BaswedanWikipedia bahasa IndonesiaDiakses 15 September 2026
- Anies BaswedanWikipedia (English)Diakses 15 September 2026
- Anies Baswedan (Q4263230)WikidataDiakses 15 September 2026
Profil ini disusun oleh Lihat.bio Editorial dari sumber yang tercantum di atas dan diperiksa ulang sebelum terbit. Menemukan data yang keliru atau sudah usang? Lihat cara mengajukan koreksi. Dipublikasikan .