Aktor & produserIndonesialahir 1984
Nicholas Saputra
Aktor Indonesia yang dikenal sebagai Rangga dalam Ada Apa dengan Cinta? dan Soe Hok Gie dalam Gie, dengan dua Piala Citra dan pilihan peran yang konsisten pada film yang berkeliling festival.

Siapa Nicholas Saputra?
Nicholas Saputra adalah aktor Indonesia kelahiran Jakarta, 24 Februari 1984, yang dikenal luas sebagai Rangga dalam Ada Apa dengan Cinta? (2002), peran yang ia dapatkan pada audisi pertamanya di usia tujuh belas tahun. Tiga tahun kemudian ia memerankan aktivis Soe Hok Gie dalam Gie karya Riri Riza dan meraih Piala Citra Pemeran Utama Pria.
Ia lulus sebagai arsitek dari Universitas Indonesia, bermain relatif jarang, dan hampir selalu memilih film yang berkeliling festival. Pada 2025 ia mulai bekerja sebagai produser.
Mengapa Nicholas Saputra dikenal
Rangga adalah karakter yang membuat sebuah generasi menghafal puisi, dan Nicholas menjadi bintang di Indonesia dan Malaysia dalam semalam. Yang membuatnya bertahan adalah pilihan setelahnya: Biola Tak Berdawai (2003), Gie (2005), 3 Hari untuk Selamanya (2007), dan Aruna & Lidahnya (2018), film-film yang dikirim ke Academy Awards atau berkeliling festival dari Kairo hingga Brussels. Ia satu dari sedikit aktor yang dinominasikan ganda untuk Piala Citra Pemeran Utama Pria dalam satu tahun, pada 2005, dan memenanginya.
Ia menjaga jarak dari sinetron dan kehidupan selebritas, sesuatu yang justru membuat setiap filmnya ditunggu.
Masa kecil dan pendidikan
Nicholas lahir dari ayah berdarah Jerman dan ibu berdarah Jawa. Ia bersekolah di SMA Negeri 8 Jakarta jurusan IPA, lalu menyelesaikan S1 Arsitektur di Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Pada usia lima belas tahun ia ditemukan sebuah majalah remaja saat bermain bisbol di Gelora Bung Karno dan mulai menjadi model, termasuk di peragaan busana Samuel Wattimena.
Karier
Rangga dan Gie (2002–2007)
Tanpa pengalaman akting, Nicholas lolos audisi pertamanya dan menjadi Rangga, siswa pendiam yang jatuh cinta pada Cinta yang diperankan Dian Sastrowardoyo. Ada Apa dengan Cinta? menjadi film terlaris tahun itu dan membawanya ke nominasi Piala Citra pertama. Ia menyusulnya dengan Biola Tak Berdawai (2003), yang tayang perdana di Cairo International Film Festival dan mewakili Indonesia ke Academy Awards.
Pada 2005 ia bermain dalam dua film yang keduanya masuk nominasi Piala Citra: Janji Joni karya Joko Anwar dan Gie karya Riri Riza. Perannya sebagai Soe Hok Gie, aktivis Tionghoa-Indonesia yang meninggal di Gunung Semeru, memberinya Piala Citra Pemeran Utama Pria dan sejumlah penghargaan lain. Pada 2007 ia membawakan acara di Channel V Asia, menjadi pembawa acara pendamping Asian Film Awards di Hong Kong, dan bermain dalam 3 Hari untuk Selamanya.
Selektif (2008–2019)
Dalam satu dekade berikutnya Nicholas hanya bermain dalam segelintir film, termasuk 3 Doa 3 Cinta (2010) yang kembali mempertemukannya dengan Dian Sastrowardoyo, dan Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016), sekuel yang memecahkan rekor penonton tahun itu. Aruna & Lidahnya (2018) karya Edwin memberinya Piala Citra kedua sebagai Pemeran Pendukung Pria.
Panggung, festival, dan produksi (2022–sekarang)
Ia tampil dalam pertunjukan teater Sudamala pada 2022 dan 2023, lalu kembali ke bioskop dengan The Architecture of Love (2024) bersama Putri Marino. Tahun 2025 menjadi tahun tersibuknya sejak lama: Siapa Dia karya Garin Nugroho tayang 28 Agustus, Tukar Takdir karya Mouly Surya menyusul 2 Oktober, dan ia debut sebagai produser lewat Rangga & Cinta, tafsir baru atas kisah yang membesarkannya.
Filmografi pilihan
Film
- 2002Ada Apa dengan Cinta?debut sebagai Rangga; nominasi Piala Citra
- 2003Biola Tak Berdawaiwakil Indonesia ke Academy Awards; Best Actor Bali International Film Festival
- 2005Giesebagai Soe Hok Gie; Piala Citra Pemeran Utama Pria
- 2005Janji Jonisutradara Joko Anwar
- 20073 Hari untuk Selamanya
- 20103 Doa 3 Cinta
- 2016Ada Apa dengan Cinta? 2
- 2018Aruna & LidahnyaPiala Citra Pemeran Pendukung Pria
- 2024The Architecture of Love
- 2025Siapa Diasutradara Garin Nugroho
- 2025Tukar Takdirsutradara Mouly Surya
- 2025Rangga & Cintadebut sebagai produser
Teater
- 2022–2023Sudamala
Prestasi & penghargaan
- 2003Best Actor Bali International Film Festival untuk Biola Tak Berdawai.
- 2005Piala Citra Pemeran Utama Pria Terbaik untuk Gie, dengan nominasi ganda tahun itu bersama Janji Joni.
- 2007Pembawa acara pendamping Asian Film Awards di Hong Kong bersama Lee Byung-hun dan Daniel Wu.
- 2018Piala Citra Pemeran Pendukung Pria Terbaik untuk Aruna & Lidahnya.
Linimasa
- 1984Lahir di Jakarta, 24 Februari, dari ayah berdarah Jerman dan ibu berdarah Jawa.
- 1999Ditemukan majalah remaja saat bermain bisbol di Gelora Bung Karno; mulai menjadi model.
- 2002Lolos audisi pertamanya pada usia 17 tahun dan menjadi Rangga dalam Ada Apa dengan Cinta?.
- 2005Gie dan Janji Joni dirilis; Piala Citra pertama.
- 2016Kembali sebagai Rangga dalam Ada Apa dengan Cinta? 2.
- 2018Piala Citra kedua untuk Aruna & Lidahnya.
- 2022Bermain dalam pertunjukan teater Sudamala.
- 2025Siapa Dia tayang 28 Agustus; Tukar Takdir 2 Oktober; debut sebagai produser lewat Rangga & Cinta.
Pendidikan
- Universitas Indonesia — S1 Arsitektur
Tautan resmi
Sumber
Rujukan yang dipakai untuk menyusun profil ini. Sumber primer dan lembaga resmi diutamakan; lihat kebijakan sumber.
- Nicholas Saputra Main Film Tukar Takdir, Ini Sinopsis dan Jadwal TayangnyaKompas.com, 20 Agustus 2025Diakses 15 September 2026
- Siapa DiaWikipedia (English)Diakses 15 September 2026
- Nicholas SaputraWikipedia bahasa IndonesiaDiakses 15 September 2026
- Nicholas SaputraWikipedia (English)Diakses 15 September 2026
- Nicholas Saputra (Q5263767)WikidataDiakses 15 September 2026
Profil ini disusun oleh Lihat.bio Editorial dari sumber yang tercantum di atas dan diperiksa ulang sebelum terbit. Menemukan data yang keliru atau sudah usang? Lihat cara mengajukan koreksi. Dipublikasikan .