Pengusaha & pendiri CT CorpIndonesialahir 1962

Chairul Tanjung

Pengusaha Indonesia pendiri CT Corp, konglomerasi yang menaungi Trans TV, Trans7, Bank Mega, dan Transmart, yang memulai bisnis dari fotokopi di kampus kedokteran gigi dan sempat menjabat Menko Perekonomian pada 2014.

Oleh Lihat.bio EditorialDiperbarui 4 sumber

Chairul Tanjung saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, 2014
Foto: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia · Public domain · Wikimedia Commons

Siapa Chairul Tanjung?

Chairul Tanjung adalah pengusaha Indonesia kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962, pendiri dan pemilik CT Corp, konglomerasi yang menaungi Bank Mega, Trans TV, Trans7, Transmart, dan jaringan hotel serta taman hiburan Trans Studio. Dari 19 Mei sampai 20 Oktober 2014 ia menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada akhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Julukannya, Si Anak Singkong, diambil dari judul otobiografinya yang terbit pada 2012 dan merujuk pada masa kecilnya yang sederhana.

Mengapa Chairul Tanjung dikenal

Chairul Tanjung adalah salah satu dari sedikit konglomerat Indonesia yang bisnisnya tidak berakar pada keluarga kaya atau kedekatan dengan kekuasaan Orde Baru; justru sebaliknya, usaha ayahnya ditutup karena berseberangan dengan penguasa. Ia memulai dari jualan buku stensilan dan jasa fotokopi di kampus, mencoba dan gagal beberapa kali, lalu membangun grup yang kini hadir di ruang tamu jutaan orang lewat televisi dan di pusat perbelanjaan lewat Transmart.

Tiga bisnis intinya, keuangan, media, dan properti, ia bangun sebagian besar lewat akuisisi yang tepat waktu: Bank Karman yang menjadi Bank Mega, TV7 yang menjadi Trans7, dan Carrefour Indonesia yang menjadi Transmart.

Masa kecil dan pendidikan

Chairul lahir dari pasangan Abdul Ghafar Tanjung, wartawan yang menerbitkan surat kabar kecil pada masa Orde Lama, dan Halimah. Ketika Orde Baru berkuasa, usaha ayahnya dipaksa tutup, keluarga menjual rumah, dan mereka tinggal di kamar losmen sempit. Ia lulus dari SMA Negeri 1 Jakarta pada 1981 dan masuk Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, tempat ia dinobatkan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional 1984–1985 sambil berdagang untuk membiayai kuliah. Ia lulus sebagai dokter gigi pada 1987 tetapi tidak pernah berpraktik.

Karier

Jatuh bangun (1981–1995)

Di kampus Chairul berjualan buku kuliah stensilan, kaus, dan jasa fotokopi, lalu membuka toko peralatan kedokteran dan laboratorium di Senen yang bangkrut. Pada 1987 ia dan tiga rekan mendirikan PT Pariarti Shindutama, pabrik sepatu anak untuk ekspor, dengan pinjaman Rp150 juta dari Bank Exim, dan langsung mendapat pesanan 160.000 pasang dari Italia. Perbedaan visi membuatnya keluar dan mendirikan usaha sendiri, yang kemudian disebut Para Group.

Para Group (1996–2010)

Chairul mengarahkan Para Group ke tiga bisnis inti. Di keuangan ia mengambil alih Bank Karman dan mengubahnya menjadi Bank Mega, yang menjadi tulang punggung grup, disusul asuransi dan perusahaan pembiayaan. Di properti ia membangun Bandung Supermal pada 1999. Di media ia mendirikan Trans TV, yang mulai siaran pada 2001, dan pada 2006 mengakuisisi TV7 dari Kompas Gramedia menjadi Trans7. Dua stasiun itu menjadikannya salah satu pemilik media paling berpengaruh di Indonesia.

CT Corp dan pemerintahan (2011–sekarang)

Pada 2011 Para Group berganti nama menjadi CT Corp, dan setahun kemudian mengakuisisi penuh Carrefour Indonesia, yang kelak menjadi Transmart. Pada 19 Mei 2014 Presiden Yudhoyono menunjuknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa yang mundur untuk maju sebagai calon wakil presiden; ia menjabat sampai kabinet berakhir pada 20 Oktober 2014. Ia tetap memimpin CT Corp dan aktif berbicara tentang kewirausahaan, termasuk lewat otobiografinya yang menjadi buku laris.

Perusahaan dan tonggak

Bisnis

  • 1987PT Pariarti Shindutamapabrik sepatu anak untuk ekspor bersama tiga rekan, modal pinjaman Bank Exim Rp150 juta
  • 1996Bank Megamengambil alih Bank Karman dan mengubahnya menjadi Bank Mega
  • 1999Bandung Supermalproyek properti besar pertama Para Group
  • 2001Trans TVmulai siaran; disusul akuisisi TV7 menjadi Trans7 pada 2006
  • 2011Para Group menjadi CT Corptiga pilar: keuangan, media dan gaya hidup, sumber daya alam
  • 2012Carrefour Indonesiaakuisisi penuh, kemudian menjadi Transmart

Prestasi & penghargaan

  • 1985Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional 1984–1985.
  • 2014Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, 19 Mei sampai 20 Oktober 2014, menggantikan Hatta Rajasa.

Linimasa

  1. 1962Lahir di Jakarta, 18 Juni, dari ayah wartawan yang usahanya ditutup pada awal Orde Baru.
  2. 1981Masuk Fakultas Kedokteran Gigi UI; mulai berjualan buku stensilan dan jasa fotokopi di kampus.
  3. 1987Lulus dokter gigi; mendirikan pabrik sepatu ekspor bersama tiga rekan.
  4. 1996Mengambil alih Bank Karman, cikal bakal Bank Mega.
  5. 2001Trans TV mulai siaran.
  6. 2006Mengakuisisi TV7 dari Kompas Gramedia, menjadi Trans7.
  7. 2012Otobiografi Chairul Tanjung Si Anak Singkong terbit; akuisisi Carrefour Indonesia.
  8. 2014Menjabat Menko Perekonomian pada akhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pendidikan

1981–1987
Universitas Indonesia — Fakultas Kedokteran Gigi

Sumber

Rujukan yang dipakai untuk menyusun profil ini. Sumber primer dan lembaga resmi diutamakan; lihat kebijakan sumber.

  1. Chairul TanjungWikipedia bahasa IndonesiaDiakses 15 September 2026
  2. Chairul TanjungWikipedia (English)Diakses 15 September 2026
  3. Chairul Tanjung Si Anak SingkongTjahja Gunawan Diredja, Penerbit Buku Kompas (2012)Diakses 15 September 2026
  4. Chairul Tanjung (Q5068119)WikidataDiakses 15 September 2026

Profil ini disusun oleh Lihat.bio Editorial dari sumber yang tercantum di atas dan diperiksa ulang sebelum terbit. Menemukan data yang keliru atau sudah usang? Lihat cara mengajukan koreksi. Dipublikasikan .