Pengusaha properti & filantropisIndonesia1931–2019
Ciputra
Insinyur dan pengusaha properti yang membangun Ancol, Pondok Indah, Bumi Serpong Damai, dan Ciputra Group, lalu menghabiskan masa tuanya mendorong kewirausahaan lewat sekolah dan universitas yang ia dirikan.

Siapa Ciputra?
Ciputra adalah insinyur dan pengusaha properti Indonesia yang lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, pada 24 Agustus 1931 dengan nama Tjie Tjin Hoan, dan meninggal di Singapura pada 27 November 2019. Ia berada di balik sejumlah kawasan yang membentuk wajah Jakarta modern, dari Taman Impian Jaya Ancol dan Pondok Indah sampai kota mandiri Bumi Serpong Damai, serta mendirikan Ciputra Group, salah satu pengembang properti terbesar Indonesia.
Pada dua dekade terakhir hidupnya ia lebih dikenal sebagai penggerak pendidikan kewirausahaan dan pelindung seni rupa.
Mengapa Ciputra dikenal
Ciputra bekerja lewat tiga grup sekaligus, hal yang jarang terjadi. Di Pembangunan Jaya, perusahaan milik Pemerintah DKI Jakarta tempat ia berkarier sejak 1960 hingga usia 65 tahun, ia membangun Ancol dari rawa. Di Metropolitan Group, yang ia dirikan bersama Sudono Salim dan tiga pengusaha lain, lahir Pondok Indah dan Bumi Serpong Damai. Di Ciputra Group milik keluarganya, kawasan bernama Citra tersebar di banyak kota, dan grup itu bertahan melewati krisis 1997 yang menutup banknya.
Ia juga mengajarkan bahwa wirausaha bisa dididik: sepuluh sekolah, Universitas Ciputra di Surabaya, dan museum Ciputra Artpreneur di Jakarta adalah warisannya di luar properti.
Masa kecil
Ciputra menghabiskan masa kecil di Parigi lalu Gorontalo, tempat ia dititipkan pada bibi dan kakeknya agar bisa bersekolah di sekolah dasar Belanda. Ayahnya, Tjie Siem Poe, ditangkap tentara Jepang karena dituduh mata-mata Belanda dan meninggal dalam tahanan di Manado. Ia bersekolah di SMP dan SMA Frater Don Bosco Manado, lalu merantau ke Jawa untuk kuliah arsitektur di Institut Teknologi Bandung. Di tingkat empat ia dan dua temannya, Budi Brasali dan Ismail Sofyan, membuka biro konsultan arsitektur yang berkantor di garasi.
Karier
Pembangunan Jaya dan Ancol (1960–1990-an)
Setelah lulus insinyur pada 1960, Ciputra pindah ke Jakarta dan bergabung dengan Pembangunan Jaya, tempat ia diberi keleluasaan berinovasi. Proyek yang paling dikenang adalah Taman Impian Jaya Ancol, kawasan rekreasi yang dibangun mulai 1966 di atas rawa pantai utara Jakarta atas gagasan Presiden Soekarno. Ia menjabat direksi Jaya sampai usia 65 tahun, lalu menjadi penasihat.
Metropolitan Group dan Ciputra Group (1971–1997)
Bersama Sudono Salim, Sudwikatmono, Budi Brasali, dan Ibrahim Risjad ia mendirikan Metropolitan Group, yang membangun Pondok Indah dan kota mandiri Bumi Serpong Damai di Tangerang. Pada 1981 ia mendirikan Ciputra Group sebagai perusahaan keluarga, dengan proyek seperti Citra Garden di Jakarta Barat, CitraLand di Surabaya, dan Citra Indah di Jonggol. Krisis moneter 1997 menghantam ketiga grup; Bank Ciputra ditutup pemerintah dan perusahaan asuransinya yang baru dirintis ikut tumbang. Dengan restrukturisasi utang, ketiga grup bangkit, dan Ciputra Group kemudian berekspansi ke luar negeri, termasuk ke Vietnam.
Pendidikan dan seni (2000-an–2019)
Ciputra meyakini kewirausahaan adalah jalan keluar bagi Indonesia dan menjadikannya kampanye pribadi. Ia mendirikan Universitas Ciputra di Surabaya pada 2006 dengan kurikulum berbasis kewirausahaan, sekolah-sekolah Ciputra di sejumlah kota, dan pada 2014 membuka Ciputra Artpreneur, museum dan teater di Jakarta yang menyimpan koleksi besarnya, termasuk lukisan Hendra Gunawan. Ia meninggal di Singapura pada 27 November 2019 pada usia 88 tahun dan dimakamkan di Jonggol.
Proyek dan lembaga
Proyek properti
- 1966Taman Impian Jaya Ancolbersama Pembangunan Jaya, perusahaan milik Pemerintah DKI Jakarta
- 1970-anPondok Indahkawasan hunian mewah Jakarta Selatan, lewat Metropolitan Group
- 1984Bumi Serpong Damaikota mandiri di Tangerang, lewat Metropolitan Group
- 1990-anCitra Garden, CitraLand, Citra Indahkawasan hunian Ciputra Group di Jakarta, Surabaya, dan Jonggol
- 2000-anCiputra World Jakarta dan Surabaya
Pendidikan dan seni
- 2006Universitas Ciputrauniversitas berbasis kewirausahaan di Surabaya
- 2014Ciputra Artpreneurmuseum dan teater di Jakarta; menyimpan koleksi lukisan Hendra Gunawan
Linimasa
- 1931Lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus, dengan nama Tjie Tjin Hoan.
- 1940-anAyahnya ditangkap tentara Jepang karena dituduh mata-mata Belanda dan meninggal dalam tahanan di Manado.
- 1950-anKuliah arsitektur di ITB; bersama Budi Brasali dan Ismail Sofyan mendirikan biro konsultan di sebuah garasi.
- 1960Lulus insinyur dan pindah ke Jakarta; bergabung dengan Pembangunan Jaya.
- 1966Taman Impian Jaya Ancol mulai dibangun di rawa-rawa pantai utara Jakarta.
- 1971Mendirikan Metropolitan Group bersama Sudono Salim, Sudwikatmono, Budi Brasali, dan Ibrahim Risjad.
- 1981Mendirikan Ciputra Group sebagai grup perusahaan keluarga.
- 1997Krisis moneter menghantam ketiga grup; Bank Ciputra ditutup; utang direstrukturisasi.
- 2006Universitas Ciputra berdiri di Surabaya.
- 2019Meninggal di Singapura, 27 November, pada usia 88 tahun.
Pendidikan
- Institut Teknologi Bandung — Arsitektur, lulus insinyur 1960
Tautan resmi
Sumber
Rujukan yang dipakai untuk menyusun profil ini. Sumber primer dan lembaga resmi diutamakan; lihat kebijakan sumber.
- CiputraWikipedia bahasa IndonesiaDiakses 15 September 2026
- CiputraWikipedia (English)Diakses 15 September 2026
- Ciputra Groupciputra.com (situs resmi)Diakses 15 September 2026
- Ciputra (Q5121325)WikidataDiakses 15 September 2026
Profil ini disusun oleh Lihat.bio Editorial dari sumber yang tercantum di atas dan diperiksa ulang sebelum terbit. Menemukan data yang keliru atau sudah usang? Lihat cara mengajukan koreksi. Dipublikasikan .