Ekonom & mantan Menteri KeuanganIndonesialahir 1964
Purbaya Yudhi Sadewa
Insinyur elektro yang beralih menjadi ekonom, memimpin Lembaga Penjamin Simpanan, lalu menjabat Menteri Keuangan selama setahun enam hari, dari September 2025 hingga September 2026, dengan gaya blak-blakan yang menjadikannya tokoh yang paling banyak dicari di Google Indonesia.

Siapa Purbaya Yudhi Sadewa?
Purbaya Yudhi Sadewa adalah ekonom dan insinyur Indonesia kelahiran Bogor, 7 Juli 1964, yang menjabat Menteri Keuangan Republik Indonesia dari 8 September 2025 sampai 14 September 2026. Ia menggantikan Sri Mulyani dalam perombakan kabinet Presiden Prabowo Subianto, dan setahun enam hari kemudian digantikan wakilnya, Suahasil Nazara. Sebelumnya ia memimpin Lembaga Penjamin Simpanan selama lima tahun.
Mengapa Purbaya dikenal
Sebelum September 2025 nama Purbaya hanya dikenal di kalangan pasar keuangan. Penunjukannya yang mendadak, di tengah gelombang unjuk rasa dan penurunan pasar saham, langsung diikuti pernyataan-pernyataan yang tidak lazim untuk seorang menteri keuangan: ia menyebut dirinya biasa bicara "seperti koboi", menegur anggota DPR yang bertanya panjang, dan dalam pekan pertama mengumumkan penempatan Rp200 triliun dana pemerintah di bank-bank milik negara untuk menggerakkan kredit. Gaya itu membuatnya menjadi salah satu tokoh yang paling banyak dicari di Google Indonesia sepanjang 2025, dipuji sebagai pembawa angin segar sekaligus dikritik karena dianggap meremehkan tuntutan publik.
Latar belakang dan pendidikan
Purbaya adalah putra J. Soegiri dan Nawangsari Sugiri, keduanya guru besar Institut Pertanian Bogor. Ia lulus dari SMA Regina Pacis Bogor pada 1983 dan menyelesaikan S1 Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung, lalu beralih ke ekonomi untuk studi pascasarjana dan meraih doktor dari Purdue University, Indiana, pada 2000.
Karier
Insinyur lapangan dan ekonom pasar (1989–2015)
Ia memulai karier sebagai field engineer Schlumberger pada 1989–1994, lalu setelah meraih doktor bergabung dengan Danareksa Research Institute sebagai ekonom senior pada 2000. Di grup Danareksa ia menjabat kepala ekonom, direktur utama Danareksa Securities pada 2006–2008, dan anggota direksi PT Danareksa hingga 2015. Pada periode ini ia dikenal publik sebagai ekonom yang sering dikutip media tentang suku bunga dan nilai tukar.
Pemerintahan dan LPS (2010–2025)
Purbaya masuk pemerintahan sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian dan anggota Komite Ekonomi Nasional pada 2010–2014, sempat menjadi deputi di Kantor Staf Presiden pada 2015, lalu bekerja di bawah Luhut Binsar Pandjaitan di Kementerian Koordinator Kemaritiman sebagai staf khusus dan kemudian Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi hingga 2020. Ia juga ditunjuk sebagai Gubernur OPEC untuk Indonesia pada Oktober 2016. Pada 23 September 2020 ia dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan untuk masa jabatan 2020–2025.
Menteri Keuangan (2025–2026)
Presiden Prabowo melantiknya pada 8 September 2025. Ia mengaku terkejut dan sempat mengira sedang dikerjai. Dalam rapat perdana dengan Komisi XI DPR ia menargetkan pertumbuhan ekonomi enam sampai tujuh persen dan mengumumkan penempatan Rp200 triliun dana pemerintah di lima bank BUMN. Masa jabatannya berakhir pada 14 September 2026 ketika Presiden menandatangani keputusan pemberhentian dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada sore hari yang sama, setelah Purbaya paginya masih menghadiri rapat di DPD.
Jabatan
Swasta dan BUMN
- 1989–1994Field engineer Schlumberger
- 2000–2015Danareksaekonom senior, kepala ekonom, direktur utama Danareksa Securities, lalu direksi Danareksa
Pemerintahan
- 2010–2014Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian dan anggota Komite Ekonomi Nasional
- 2015Deputi III Kantor Staf Presiden
- 2016–2020Staf khusus lalu Deputi Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasijuga Gubernur OPEC untuk Indonesia sejak Oktober 2016
- 2020–2025Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanandilantik 23 September 2020
- 2025–2026Menteri KeuanganKabinet Merah Putih
Linimasa
- 1964Lahir di Bogor, 7 Juli, dari pasangan guru besar Institut Pertanian Bogor.
- 1983Lulus SMA Regina Pacis Bogor; kuliah teknik elektro di ITB.
- 1989Bekerja sebagai field engineer Schlumberger hingga 1994.
- 2000Meraih doktor ekonomi dari Purdue University; bergabung dengan Danareksa Research Institute.
- 2010Masuk pemerintahan sebagai staf khusus Menko Perekonomian.
- 2016Pindah ke Kementerian Koordinator Kemaritiman; ditunjuk sebagai Gubernur OPEC untuk Indonesia.
- 2020Dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, 23 September.
- 2025Dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani, 8 September; menempatkan Rp200 triliun dana pemerintah di bank-bank BUMN.
- 2026Diganti oleh Suahasil Nazara dalam perombakan kabinet 14 September.
Pendidikan
- Institut Teknologi Bandung — S1 Teknik Elektro
- Purdue University — Ph.D. Ekonomi, 2000
Sumber
Rujukan yang dipakai untuk menyusun profil ini. Sumber primer dan lembaga resmi diutamakan; lihat kebijakan sumber.
- Purbaya Kena Reshuffle: Pagi Sempat Rapat di DPD, Sore Diganti SuahasilKompas.com, 14 September 2026Diakses 15 September 2026
- Setahun Jabat Menteri Keuangan, Purbaya Digantikan Suahasil NazaraCNBC Indonesia, 14 September 2026Diakses 15 September 2026
- Sri Mulyani Resmi Serahkan Jabatan Menkeu kepada Purbaya Yudhi SadewaKementerian Keuangan RI, 9 September 2025Diakses 15 September 2026
- Kenny Austin Jadi Tokoh yang Paling Banyak Dicari Publik RI di Google 2025GoodStats, Desember 2025Diakses 15 September 2026
- Purbaya Yudhi SadewaWikipedia bahasa IndonesiaDiakses 15 September 2026
- Purbaya Yudhi Sadewa (Q117349989)WikidataDiakses 15 September 2026
Profil ini disusun oleh Lihat.bio Editorial dari sumber yang tercantum di atas dan diperiksa ulang sebelum terbit. Menemukan data yang keliru atau sudah usang? Lihat cara mengajukan koreksi. Dipublikasikan .