Penyanyi-penulis laguIndonesialahir 1987
Tulus
Penyanyi-penulis lagu asal Bukittinggi yang membangun kariernya lewat label independen dan menjadi musisi Indonesia pertama yang menembus Billboard Global 200 dengan lagu berbahasa Indonesia.

Siapa Tulus?
Tulus adalah penyanyi-penulis lagu Indonesia yang dikenal lewat lagu-lagu pop bernuansa jazz seperti Sewindu, Sepatu, Pamit, dan Hati-Hati di Jalan. Ia lahir dengan nama Muhammad Tulus di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 20 Agustus 1987, dan memakai nama depannya saja sebagai nama panggung.
Hampir semua lagu yang ia rilis ditulisnya sendiri. Ia juga tidak pernah berada di bawah label besar: sejak album pertama pada 2011, semua rilisannya keluar lewat TulusCompany, label independen yang ia dirikan bersama kakaknya.
Mengapa Tulus dikenal
Ada dua hal yang membuat nama Tulus melampaui lingkaran penggemar musik pop biasa. Pertama, cara ia membangun karier: menolak jalur label besar setelah demonya ditolak lebih dari lima perusahaan rekaman, lalu membuktikan bahwa album independen bisa terjual puluhan ribu keping dan masuk sepuluh besar iTunes Asia. Kedua, capaian global yang sebelumnya tidak pernah dicapai lagu berbahasa Indonesia: pada Maret 2022, Hati-Hati di Jalan masuk Billboard Global 200 di posisi 123 dan menembus Top 50 Spotify Global.
Di dalam negeri, ia adalah salah satu peraih piala Anugerah Musik Indonesia terbanyak untuk kategori utama, dan berulang kali menjadi artis paling banyak diputar di Spotify Indonesia, mengungguli musisi internasional.
Masa kecil dan pendidikan
Tulus tumbuh di Bukittinggi sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara. Ibunya berjualan kaset, dan Tulus mengaku belajar musik dengan membuka bungkus kaset di toko ibunya satu per satu. Menurut ceritanya sendiri, dorongan pertama untuk menyanyi datang dari guru kesenian di kelas lima SD yang memaksanya tampil membawakan Ayah karya Rinto Harahap. Pengaruh lain yang sering ia sebut adalah Chrisye; menonton konser Chrisye bersama Erwin Gutawa di Padang pada 2001 ia anggap sebagai titik ketika ia ingin menjadi penyanyi profesional.
Saat SMA keluarganya pindah ke Bandung. Tulus kuliah arsitektur di Universitas Katolik Parahyangan mulai 2005 dan lulus pada 2009. Ia tidak pernah menempuh pendidikan musik formal dan tidak memainkan alat musik; melodi ia tulis dengan intuisi, lalu digarap bersama produser. Kelulusan kuliah, katanya, adalah syarat dari ibunya sebelum ia boleh serius bermusik.
Karier
Jalur independen (2010–2013)
Menjelang lulus, Tulus merekam demo dengan uang saku yang ia sisihkan selama satu setengah tahun. Setelah ditolak sejumlah label, ia mendirikan TulusCompany pada 2010 bersama kakaknya, Riri Muktamar, yang menjadi produser eksekutif, dan Ari Renaldi sebagai produser musik. Album debut Tulus dirilis 28 September 2011, bersamaan dengan konser pertamanya, Tulus: An Introduction, di Bandung. Seribu keping CD cetakan pertama habis pada malam konser itu. Dua tahun kemudian Rolling Stone Indonesia menobatkannya sebagai Rookie of the Year.
Gajah dan Monokrom (2014–2019)
Album kedua, Gajah (2014), menjadi titik balik. Judulnya diambil dari ejekan masa kecil untuk tubuhnya yang besar. Dalam dua bulan album itu terjual 60.000 keping, angka yang luar biasa untuk rilisan independen di Indonesia saat itu, dan menjadi satu-satunya album berbahasa Indonesia yang masuk sepuluh besar penjualan iTunes Asia. Gajah menyapu lima piala AMI 2015, termasuk Album Terbaik-Terbaik.
Pada periode ini Tulus mulai tampil di luar negeri: Singapura, Australia, dan Jepang, tempat Sepatu dirilis ulang dalam bahasa Jepang sebagai Kutsu. Album ketiga, Monokrom (2016), mengulang capaian AMI dengan lima piala pada 2017. Tahun itu juga ia duduk sebagai pelatih The Voice Kids Indonesia bersama Agnez Mo dan Bebi Romeo. Pada 2018 ia dipilih menyanyikan Indonesia Raya pada upacara pembukaan Asian Games di Gelora Bung Karno, dan pada 2019 menjadi musisi Indonesia pertama yang mencapai satu juta pengikut di Spotify.
Manusia dan rekor global (2022–sekarang)
Setelah jeda enam tahun tanpa album, Manusia dirilis 3 Maret 2022 untuk menandai satu dekade berkarier. Lagu pembukanya, Hati-Hati di Jalan, memuncaki tangga lagu Indonesia Songs versi Billboard selama 12 pekan berturut-turut, masuk Billboard Global 200 dan Global Excl. US, serta menembus Top 50 Spotify Global. Menurut laporan Kompas dan CNN Indonesia, itu pertama kalinya lagu berbahasa Indonesia mencapai tangga lagu global tersebut. Di Spotify Wrapped 2022, Tulus menjadi artis, album, dan lagu nomor satu di Indonesia sekaligus.
Gaya bermusik
Musik Tulus berakar pada pop dengan aransemen jazz dan orkestra, tetapi yang paling sering dibicarakan adalah liriknya. Ia menulis dalam bahasa Indonesia yang sederhana dan hampir tidak pernah memakai kata serapan, dengan perumpamaan yang ia akui dipengaruhi pantun dan puisi lama Minangkabau. Tema lagunya berkisar pada hubungan sehari-hari, perpisahan, dan penerimaan diri, tanpa drama berlebihan; Gajah dan Manusia sama-sama berangkat dari pengalaman pribadinya.
Ia juga dikenal konsisten menggelar konser tunggal berskala besar dengan konsep visual yang digarap serius. Konser, katanya, adalah galeri untuk karyanya.
Album studio
Semua album dirilis melalui TulusCompany, label yang didirikan Tulus bersama kakaknya, Riri Muktamar, dan produser Ari Renaldi.
Album
- 2011Tulusdebut, dirilis bersamaan konser Tulus: An Introduction di Bandung
- 2014Gajahalbum terobosan; lima piala AMI 2015
- 2016Monokromlima piala AMI 2017
- 2022Manusiamemuat Hati-Hati di Jalan; album paling banyak diputar di Spotify Indonesia 2022
Lagu yang paling dikenal
- 2011Sewindu
- 2014Sepatujuga dirilis dalam versi bahasa Jepang, Kutsu
- 2016Pamit
- 2016Monokrom
- 2022Hati-Hati di JalanBillboard Global 200 posisi 123; Top 50 Spotify Global
Prestasi & penghargaan
- 2013Editor's Choice: Rookie of the Year dari Rolling Stone Indonesia.
- 2014Artis Baru Terbaik (Lelaki), Anugerah Planet Muzik, Singapura.
- 2015Lima piala Anugerah Musik Indonesia untuk album Gajah, termasuk Album Terbaik-Terbaik.
- 2017Lima piala Anugerah Musik Indonesia untuk album Monokrom.
- 2018Menyanyikan Indonesia Raya pada pembukaan Asian Games ke-18 di Gelora Bung Karno, Jakarta.
- 2019Musisi Indonesia pertama yang mencapai satu juta pengikut di Spotify.
- 2022Hati-Hati di Jalan masuk Billboard Global 200 (debut di posisi 123) dan Top 50 Spotify Global; lagu berbahasa Indonesia pertama yang mencapai keduanya.
- 2022Artis, album, dan lagu nomor satu Spotify Wrapped Indonesia; memuncaki 8 dari 12 kategori.
- 2023Masuk daftar 40 Under 40 majalah Fortune Indonesia.
Linimasa
- 1987Lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, anak bungsu dari tiga bersaudara.
- 2005Pindah ke Bandung; mulai kuliah arsitektur di Universitas Katolik Parahyangan.
- 2009Lulus S1 Arsitektur. Demo rekamannya ditolak lebih dari lima label.
- 2010Mendirikan label independen TulusCompany bersama Riri Muktamar dan Ari Renaldi.
- 2011Album debut Tulus dirilis 28 September, bersamaan konser pertama di Bandung.
- 2014Album Gajah dirilis 19 Februari; terjual puluhan ribu keping CD dan masuk 10 besar iTunes Asia.
- 2015Mulai merambah Jepang; Sepatu dirilis dalam versi bahasa Jepang.
- 2016Album Monokrom dirilis 3 Agustus. Menjadi pelatih di The Voice Kids Indonesia.
- 2018Menyanyikan Indonesia Raya di pembukaan Asian Games Jakarta–Palembang.
- 2022Album Manusia dirilis 3 Maret, menandai sepuluh tahun berkarier; Hati-Hati di Jalan menembus tangga lagu global.
Pendidikan
- 2005–2009
- Universitas Katolik Parahyangan — S1 Arsitektur
Tautan resmi
Sumber
Rujukan yang dipakai untuk menyusun profil ini. Sumber primer dan lembaga resmi diutamakan; lihat kebijakan sumber.
- Biografisitustulus.com (situs resmi)Diakses 15 September 2026
- Hati-hati di Jalan Masuk Billboard Global 200, Tulus: Terima KasihKompas.com, 27 Maret 2022Diakses 15 September 2026
- Lagu Hati-hati di Jalan Tulus Tembus Billboard Global 200CNN Indonesia, 6 April 2022Diakses 15 September 2026
- Tulus (penyanyi)Wikipedia bahasa IndonesiaDiakses 15 September 2026
- Tulus (Q19744463)WikidataDiakses 15 September 2026
Profil ini disusun oleh Lihat.bio Editorial dari sumber yang tercantum di atas dan diperiksa ulang sebelum terbit. Menemukan data yang keliru atau sudah usang? Lihat cara mengajukan koreksi. Dipublikasikan .